Pecahkan Termos, Kupingku Kena Jewer Ibu Tercinta

HARI Itu hati saya berbunga-bunga karena akan diajak jalan-jalan ke Surabaya untuk mengunjungi Kebun Binatang  Suroboyo di Surabaya bersama teman-teman SD.

Saya lupa, saat itu acara apa, mungkin syukuran kelulusan kakak kelas saya karena ada Om foto Om Gafur.

Entah saya juga tidak ingat, naiknya ke surabaya itu menggunakan angkutan apa, bus, colt atau truk.

Saat itu, aku adalah peserta tak diundang karena sekelas saya tidak ada yang ikut, termasuk kakak saya karena dua tingkat di atas saya.

Saat itu, saya bersama almarhum ibuku yang kebetulan wali kelasnya para siswa yang tamasya.

Setelah lelah melakukan perjalanan Madiun ke Surabaya, kami tiba di parkiran Kebon Binatang

Kenangan paling kuingat, kala itu aku ditugasi ibu untuk membawa termos air panas. Entah, bagaimana ceritanya saat itu aku melihat gajah, entah takut atau bagaimana termos yang aku bawa terkena batu.

Karena keteledoranku aku dijewer ibu karena memecahkan termos yang rencana untuk membuat kopi para guru yang ikut.

Tapi kenapa Kang Mas Marsose Hari P yang menangis? he he Kenangan Surabaya tahun 79 nan.

Dulu seingatku letaknya dekat terminal, Kebon Binatang Suroboyo dulu paling lengkaphewannya konon terlengkap se-Asia Tenggara

Katanya terdapat lebih dari 351 spesies satwa yang berbeda yang terdiri lebih dari 2.806 binatang. Termasuk di dalamnya satwa langka Indonesia maupun dunia terdiri dari Mamalia, Aves, Reptilia, dan Pisces.

Menurut wikipedia Kebun Binatang Surabaya (KBS) pertama kali didirikan berdasarkan SK Gubernur Jenderal Belanda tanggal 31 Agustus 1916 No. 40, dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) atas jasa seorang jurnalis bernama H.F.K. Kommer yang memiliki hobi mengumpulkan binatang.

Lokasi KBS yang pertama di Kaliondo, pada tahun 1916. Kemudian pada tanggal 28 September 1917 pindah di Jalan Groedo.

Dan pada tahun 1920 pindah ke daerah Darmo untuk areal kebun binatang yang baru atas jasa Oost-Java Stoomtram Maatschapij atau Maskapai Kereta Api yang mengusahakan lokasi seluas 30.500 m2.

Untuk pertama kalinya pada bulan April 1918, KBS dibuka namun dengan membayar tanda masuk (karcis).
Kemudian akibat biaya operasional yang tinggi, maka pada tanggal 21 Juli 1922 kebun botani/KBS mengalami krisis dan akan dibubarkan, tetapi beberapa dari anggotanya tidak setuju.

Pada tahun ini pula, dalam rapat pengurus diputuskan untuk membubarkan KBS, tetapi dicegah oleh pihak Kotamadya Surabaya pada waktu itu.

Kebun Binatang Surabaya memiliki wahana baru yaitu Breakfast With Elephant (BWE) yaitu wahana baru dengan 3 fasilitas sekaligus (tunggang gajah, Sajian Ala Suroboyo, Berfoto bersama satwa Aves, Reptil, dan Gajah) wahana ini hanya ada di saat weekend (Sabtu dan Minggu) dan hari libur nasional. Wahana baru ini sangatlah menarik selain bisa mengedukasi anak-anak juga bisa berinteraksi lebih dekat dengan satwa-satwa di BWE . (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*