Kisah Sepatu Bola dan Wakil Gubernurku

Saat itu, saya ditugasi organisasi keagamaan yang saya ikuti untuk minta permohonan audensi dengan orang nomor satu di Bangka Belitung dengan tujuan meminta Beliau untuk membuka acara tersebut.

Setelah beberapa lama, Beliau SMS  saya tidak pakai WA seperti saat ini.  Daripada menunggu saya lama mendingan bertemu pak wagub saja besok, kira-kira begitu pesannya.

Kami pun mengabari tim tentang kabar baik tersebut.

Pas hari H, pagi-pagi kami pun setelah musyawarah kilat kami meluncur ke Kantor Gubernuran.

Sampai di kantor Gubernur, kami dibisiki dengan ramah oleh seseorang, Mas maaf kalo boleh jangan pakai sandal, itu di ruangan saya ada sepatu siapa tahu pas.

Dengan sedikit malu-malu kami pun menyetujui usulan yang bagus itu, menuju ruangannya.

Alhasil ternyata tidak cocok dengan kaki gajahku, akhirnya saya pun permisi pulang sambil menelopon kawan siapa tahu punya sepatu, karena jujur saat itu saya tidak punya sepatu, hanya sandal gunung yang kami punya.

Ternyata, nihil dan sampai rumah ketemunya hanya Sepatu Bola rumput bukan futsal. Aduh gimana ini?

Tiba-tiba, terdengar suara telepon, Mas mobilku masuk lumpur bisa dibantu?

Maka sebelum balik ke Kantor Gubernur, saya pun ke lokasi kawan yang mobilnya terjebak lumpur, ternyata ada hikmahnya, sepatu bolanya tok cer untuk mendorong mobil berkabin itu walau sedikit lumpur menempel dan keringat di badan.

Saat masuk ke kantor gubernur, sempat dilirik petugas yang menawari sepatu tadi. Dengan sedikit geli mempersilahkan diriku masuk ke ruangan wagub.

Meski takut dimarahi tim dan pak Wagub, karena harus potrat potret sana-sini dengan menahan suara sepatu tidak keras.

Terasa waktu yang sebentar seperti lama sekali, karena harus menyembunyikan sepatu bolaku.

Akhirnya tiba waktu pamitan, dan waktu berpamitan pun, tiba-tiba Pak Wagub membisiki telinga saya, “Baru main bola dimana?

Duh! malunya diriku sambil minta maaf dan tersenyum geli, kami pun pulang sedikit lega, malu dan tidak enak bercampur jadi satu.

Untung acaranya berlangsung sukses dan lancar Barokah!! Amiin.

NB: berita ini hoax jangan dipercaya wk wk wk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*